Perbedaan Antara Alkaloid dan Non Ribosomal Peptide
Non Top of Form
Non-Ribosom Peptide merupakan salah satu hasil metaboli sekunder yang memiliki keragaman struktur yang luas. Biosintesis mikroba peptida non-ribosom dikatalisis oleh enzim yang dikenal sebagai non-ribosom peptida sintetase (NRPS) dan / atau polyketide Sintase (PKSS) (Marahiel et al. 1997). Ini merupakan enzim multifungsi yang memiliki struktur modular yang terlibat dalam aktivasi dan kondensasi asam amino.Top of Form NRP merupakan produk alami yang memiliki manfaat therapeutic yang penting dan merupakan molekul biologis kecil yang aktif. NRPS dibedakan dengan asam amino dan dimasukkan ke dalam jenis produk alami. Non-ribosom peptida (NRP) juga terdiri dari struktur yang unik misalnya elemen heterocyclic dan deoxysugars. Non-ribosom peptida (NRP) merupakan asam amino yang spesifik sehingga meskipun mengandung N tidak dapat dikaakan sebagai alkaloid,
Dibawah ini merupakan contoh dari Non-Ribosomal Peptide
Alkaloid Senyawa (basa) organik yang mengandung atom N yang berasal dari asam amino (dan memiliki aktivitas farmakologis dalam kadar rendah). Ciri-ciri alkaloid yaitu berasal dari asam amino, bersifat basa, atom N ada pada cincin heterosiklis, terdapat dalam bentuk garam dengan asam organik contoh: atropin, morfin. Alkaloid dibagi dua yaitu Pseudoalkaloid dan Protoalkaloid. Pseudoalkaloid memiliki karakteristik seperti alkaloid tetapi tidak berasal dari asam amino, misal alkaloid terpen (aconitin: akaloid diterpen) dan alkaloid dari jalur metabolisme asetat (coniin), sifat kebasaan rendah
Sedangkan Protoalkaloid merupakan amin sederhana dimana atom nitrogennya bukan merupakan bagian dari cincin heterosiklik, bersifat basa dan berasal dari asam amino, misal meskalin
Tidak semua senyawa yang mengandung atom N adalah alkaloid, contoh: asam amino, piridin. Kebasaan alkaloid berbeda-beda bahkan ada yang bersifat amfoterik misal chepalin dan asam, misal: kolkhisin. Umumnya terdapat dalam bentuk garamnya dengan asam organik atau anorganik atau dalam kombinasi dengan asam tertentu. Ada yang terdapat dalam bentuk glikosida, misal α-chaconin
Daftar pustaka :
Gavin J Williams. 2013. Engineering polyketide synthases and nonribosomal peptide synthetases Current Opinion in Structural Biology. 23:603–612
Xiong Yun-Xia, Zhi-Shu Huang, Jia-Heng Tan. 2015. Targeting G-quadruplex nucleic acids with heterocyclic alkaloids and their derivatives. European Journal of Medicinal Chemistry. 97:538e551